Badan Usaha dan Perusahaan

Badan Usaha dan Perusahaan

Dalam praktik banyak kita temui pemakaian badan usaha dan perusahaan dalam maksud yang sama. Kedua kata itu haruslah dibedakan, sebab akan menyangkut perbedaan lebih lanjut mengenai pengertian Iikuiditas, rentabilitas, dan sebagainya.

Bila dilihat dari segi tujuan, badan usaha selalu bertujuan mencari laba, sedangkan perusahaan tujuannya ialah berproduksi, sebagaimana didefinisikan, perusahaan ialah suatu kesatuan organisasi yang mengorganisir faktor-faktor produksi dengan tujuan berproduksi. Badan usaha mempunyai perusahaan sebagai alatnya untuk memperoleh laba, sedangkan perusahaan tidak perlu selalu punya badan usaha secara terpisah. Dari segi tempat kediaman dapat dilihat bahwa tempat kedudukan badan usaha mementingkan segi-segi yuridis, dan tempat'kediaman perusahaan mementingkan segi ekonomis. Seperti banyak badan usaha Belanda zaman dulu berkedudukan di Belanda sedangkan perusahaan-perusahaannya berada di Indonesia.

Kolom-kolom Perusahaan

Kalau kita perhatikan RTP-RTP, kita dapat melihat suatu urutan perusahaan muiai dari produsen bahan mentah sampai kepada konsumen. Ini disebut kolom-kolom perusahaan.

Kolom-kolom perusahaan ini dapat digambarkan sebagai berikut:

Jadi kolom-kolom perusahaan berarti suatu urutan perusahaan, mulai dari produsen bahan mentah sampai kepada konsumen, yang memiliki dua aliran, aliran barang dari atas ke bawah dan aliran uang dari bawah ke atas.

Dalam praktik ada perusahaan yang sudah demikian besarnya sehingga mencakup urutan-urutan dari kolom-kolom perusahaan tersebut. Penggabungan kolom-kolom tersebut dinamakan integrasi, yaitu penggabungan menurut tingkat vertikal.

Ada pula penggabungan menurut tingkat horizontal, ini disebut paralelisasi. Misalnya, sebuah toko eceran menjual pelbagai macam barang, atau sebuah industri seperti Philip Ralin, membuat televisi, radio, lampu, dan alat-alatnya. Sebaliknya bisa pula terjadi spesialisasi, yaitu bila dalam suatu kolom terdapat barang khusus, misalnya pedagang eceran hanya menjual satu macam barang saja.

Ada kemungkinan lagi terjadi diferensiasi, ini merupakan kebalikan dari integrasi, yaitu dibukanva suatu cabang baru dari perusahaan. Misalnya, perusahaan dagang besar karena banyak menggunakan angkutan truk, ia membuka suatu cabang usaha angkutan. Jika Rita gambarkan akan terlihat pada halaman berikut.

Jadi dengan spesialisasi, akan terjadi bedrijfs kolom (kolom perusahaan), dan dengan diferensiasi akan timbul bedrijfstak atau cabang-cabang perusahaan. Kedua istilah ini haruslah dibedakan baik-baik sebab sifat dan akibatnya berlainan. Kedua istilah ini timbul karena adanya kebaikan dari
Ping Blog Search | Add Url | Bing Master | Site Value | Seo Jerman